Profile

Join date: Oct 25, 2022

About
0 Like Received
0 Comment Received
0 Best Answer

Mengenali Museum Bahari Bintan yang Wajib anda Kunjungi



Museum yang disahkan di tahun 2006 lalu ini sebagai hanya satu museum yang berada di Kabupaten Bintan. Museum ini benar-benar populer karena design arsitekturnya yang unik dan berkesan tradisionil. Ini karena bangunan museum memiliki ide bangunan seperti Kapal Tradisionil Kajang, yang memiliki topik bahari.


Museum ini lebih banyak simpan warisan dari Dinasti Tiongkok. Tidak itu saja, tetapi banyak pula artefak kuno yang terkait dengan alat tangkap ikan pada zaman dulu. Museum yang dipunyai oleh pemerintahan Kabupaten Bintan ini diatur secara baik oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bintan.


Koleksi yang berada di Museum Bahari Bintan ini semua akan terkait dengan beberapa kegiatan disekitaran pesisir pantai seperti aktivitas tangkap ikan oleh nelayan sampai pelayaran kapal. Museum Bahari ini punya banyak koleksi beragam miniatur alat tangkap ikan, jala ikan, kapal pompon, dan pasar perkampungan oleh Suku Laut.


Dalam Wisata Museum ini disimpan banyak koleksi benda tiruan alat tangkap ikan atau yang umum disebutkan kelong. Tidak cuma kelong atau tempat penangkapan ikan bilis atau teri, tetapi ada juga beberapa benda tiruan yang lain yang memikat buat dijumpai seperti kapal pompong, jala ikan, perahu-perahu dan maket perkampungan Suku Laut yang berwujud rumah di pesisir.


Tidak cuma alat tangkapnya, tetapi koleksi yang ditampilkan dalam museum ini ada juga binatang hasil tangkapan yang telah diawetkan. Beberapa macam ikan yang ditampilkan ialah seperti banyak tipe ikan, kuda laut, anjing laut, dan ada pula tipe gajah mina. Hasil tangkapan ini cukup unik karena sebagai hewan yang jarang-jarang diketemukan.


Museum bahari yang berada di Bintan banyak simpan artefak warisan Dinasti Cina kuno. Terdaftar dalam museum ini ada 42 buah perahu dan sebuah kapal simulasi yang serupa dengan Armada Laksamana Cheng Ho zaman dulu. Perahu dan simulasi kapal ini cukup detil dan nyaris seperti aslinya.


Tidak itu saja, tetapi ada pula artefak warisan Dinasti Ming Kerajaan China yang tidak kalah memikat buat dilihat di Museum Bahari Bintan. Beberapa benda warisan itu berbentuk arca dan piring pecah iris. Tetapi benda itu tidak utuh seperti aslinya karena telah ada di dasar laut sepanjang beberapa ratus tahun lama waktunya.


Museum populer yang simpan banyak koleksi alat tangkap bahari ini berada persisnya di Jalan Trickora Km 3 di wilayah Dusun Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan di Kepulauan Riau. Lokasi museum ini benar-benar gampang diketemukan karena ada tidak jauh dari pusat perkotaan.


Anda dapat berkendaraan dengan memakai kendaraan individu baik motor atau mobil secara nyaman. Disamping itu, untuk mendapati lokasi ini juga ada beberapa panduan jalan yang terpasang yang hendak mempermudah penelusuran lokasi. Anda bisa juga menelusurinya memakai program Google Maps supaya lebih gampang.


Berkunjung tempat wisata riwayat seperti museum ini bisa menjadi alternative berlibur keluarga yang membahagiakan sekalian mendidik. Tidak itu saja, berkunjung museum tidak akan mengambil kantong anda terlampau dalam hingga bujet berlibur anda dan keluarga semakin lebih irit namun tetap hebat.


Tidak perlu pikirkan ticket masuk dapat ingin bertandang ke Museum Bahari Bintan. Anda dapat masuk secara gratis ke Museum dan membawa serta keluarga. Jam operasional museum ini ialah tiap hari dari senin sampai minggu. Jam bukanya ialah dimulai dari jam 08.30 sampai 16.00 WIB. Anda dapat sesuaikan agenda bertandang dengan jam operasinya.


Koleksi Museum Bahari Bintan ini lumayan komplet dan menjadi rekomendasi mengenai warisan artefak kuno periode kemarin. Warisan Dinasti Cina kuno yakni pada periode Laksamana Cheng Ho banyak ditampilkan di sini. Satu diantaranya ialah tiruan kapal yang banyaknya sampai 42 tipe perahu dengan detil yang serupa aslinya.


Tidak itu saja, tetapi di museum ini akan anda dapatkan banyak warisan riwayat Dinasti Ming yang berbentuk barang pecah iris seperti piring. Meskipun memiliki bentuk tidak teratur karena umur, tetapi artefak warisan ini masih pantas untuk disaksikan karena keunikannya.


Memperhatikan satwa laut dapat dilakukan di tempat wisata seperti seaworld. Tetapi memperhatikan satwa laut yang telah jarang-jarang diketemukan bisa juga anda dapatkan di museum satu ini. Banyak koleksi satwa sangat jarang yang diawetkan yang jarang-jarang sekali disaksikan sekarang ini. Salah satunya ialah seperti anjing laut, gajah mina sampai kuda laut.


Koleksi Museum Macan ini akan membuat anda lebih mengenali banyak tipe yang berada meseum ini. Proses pengawetan satwa yang sudah dilakukan secara baik dan disertai dengan perawatan artefak yang betul akan membuat anda kerasan berkunjung Museum Bahari Bintan ini dengan keluarga.


Liburan akan komplet jika ambil photo sebagai ingat masa lalu. Begitupun jika anda bertandang ke museum di Bintan satu ini. Bangunan museum yang didesain artistik, unik dan berkesan tradisionil dengan sentuhan budaya ciri khas Bintan akan membuat latar photo yang elok untuk photo anda.


Museum satu ini populer karena design arsitektur bangunannya yang unik dan berkesan tradisionil ciri khas Bintan. Bangunan museum memiliki ide seperti Kapal Tradisionil Kajang, yang memiliki topik bahari. Hingga bangunan ciri khas ini akan pas dipakai sebagai object photo estetik yang baik.


Pengendalian Museum Bahari ini segera dilaksanakan oleh pemerintahan Kabupaten di tempat. Hingga sarana umum dan koleksi dalam museum akan terbangun dan terurus secara baik. Hingga untuk pelancong yang ingin bertandang tidak perlu cemas karena akan didukung dengan sarana umum yang ideal.


Tersebut berapakah ulasan singkat mengenai Museum Bahari di Kabupaten Bintan yang populer. Museum sebagai lokasi penyimpanan beragam warisan riwayat ini memang seharusnya terus dilestarikan.

T
Timmothy Fleming

Timmothy Fleming

More actions